Biochar dari Batok Kelapa: Manfaat untuk Pertanian Organik
Biochar dari pirolisis batok kelapa terbukti meningkatkan kesuburan tanah, retensi air, dan mengurangi emisi karbon. Pelajari cara penggunaannya untuk pertanian organik.
by ABRA BRIK Team
Biochar adalah arang karbon yang dihasilkan dari pirolisis biomassa pada suhu 300–700°C tanpa oksigen. Biochar dari batok kelapa memiliki kualitas karbon yang sangat stabil dan pori-pori yang ideal untuk aplikasi pertanian.
Manfaat Biochar untuk Tanah
1. Meningkatkan CEC (Cation Exchange Capacity)
Biochar meningkatkan kemampuan tanah menahan nutrisi (N, P, K) sehingga pupuk lebih efisien.
2. Retensi Air
Struktur pori biochar menyimpan air 3–5x lebih banyak, mengurangi kebutuhan irigasi.
3. Aktivitas Mikroba Tanah
Pori-pori biochar menjadi "rumah" bagi mikroba menguntungkan yang meningkatkan kesuburan tanah secara alami.
4. Carbon Sequestration
Biochar mengikat karbon di tanah hingga 1.000 tahun, menjadikannya salah satu tools terbaik untuk mitigasi perubahan iklim.
Cara Aplikasi Biochar
Dosis rekomendasi: 1–5 ton/hektar (atau 100–500 gram/m²)
- Campurkan biochar dengan kompos (rasio 1:3) sebelum aplikasi
- Siram biochar dengan air hingga lembab sebelum ditebar
- Campurkan ke lapisan atas tanah (0–20 cm)
- Efek optimal terlihat pada musim tanam ke-2 dan seterusnya
Biochar ABRA BRIK tersedia dalam bentuk powder dan granul. Cocok untuk petani organik, komunitas urban farming, dan agribisnis skala besar.
Interested in our products?
Chat with us on WhatsApp for pricing, samples, and availability.
Chat via WhatsApp